Selasa, 16 Juni 2015

KUNJUNGAN MASTER TM KE SMPN 3 RENDANG

Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional,pada hari suci Buda Wage Ukir,20 Mei 2015,keluarga besar SMPN 3 Rendang kedatangan tamu kehormatan Dr.Adam Delfiner dan Dr.Natalie Delfener lulusan S3 Fakultas Maharishi Vedic Science,Maharishi University of Management Amerika,beliau juga guru TM sebagai Global Ambasador dari Enlighten Leadership International (Organisasi dari TM Movement untuk anak muda yang tersebar di seluruh dunia), beliau didampingi oleh guru TM master Hengky Gunawan dan master Anita. 
Pada kesempatan tersebut Koordinator TM SMPN 3 Rendang Ida Ayu Nyoman Okayani,S.Pd melaporkan tentang pelaksanaan TM angkatan pertama Januari 2015 diikuti oleh seluruh guru dan pegawai SMPN 3 Rendang dari siswa kelas VII dan beberapa orang tua siswa. Secara umum pelaksanaan meditasi di sekolah dilaksanakan 10-15 menit sebelum pelajaran dimulai,setelah pelaksanaan Puja Tri Sandya dan 10 menit setelah jam pelajaran terakhir berakhir dilanjutkan dengan Gayatri Mantra.
Sementara itu Kepala SMPN 3 Rendang dalam ucapan selamat datangnya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Maharishi atas bantuan dan bimbingannya  melatih keluarga besar SMPN 3 Rendang dalam rangka mendalami ajaran suci weda melalui implementasi TM.Menurutnya pelaksanaanTM memberi dampak positif terhadap prilaku kehidupan warga sekolah,sehingga akhir tahun pelajaran 2014/2015 disaat liburan bulan Juni ,seluruh siswa kelas VIII yang naik ke kelas IX akan diinisiasi mengikuti TM angkatan kedua sedangkan diawal Tahun Pelajaran 2015/2016 siswa baru juga akan diinisiasi sebagai angkatan ke tiga,sehingga seluruh warga sekolah melaksanakan program TM.

Selanjutnya Dr.Adam dalam sambutannya menceritakan bahwa Teknik Meditasi Transcendental (TM), berdasarkan pada kebijaksanaan Yoga kuno. Diantara orang-orang bijak di India, meditasi telah dipraktekkan selama ribuan tahun, teknik yang berbeda diajarkan melalui generasi dari Guru ke murid-muridnya.  Pada tahun 1953 sebelum beliau meninggal, seorang Guru Meditasi yang terkenal di India Utara, Brahmananda Saraswati-disebut Guru Dev oleh murid-muridnya. Beliau menugaskan salah satu muridnya untuk tidak hanya menjaga teknik hidup ini, tetapi membuatnya tersedia di seluruh dunia. Siswa ini, begitu sukses dalam melaksanakan tugas, yang kemudian menjadi terkenal dan dihormati dengan nama Maharishi Mahesh Yogi.     Beliau kemudian memperkenalkan teknik Meditasi Transcendental kepada dunia lebih dari 59 tahun yang lalu yang berasal dari tradisi Veda sejak ribuan tahun yang lalu. Tradisi dari pengetahuan tentang Hukum Alam yang sempurna dan abadi. Beliau telah memperbaharui kembali pengetahuan utuh tentang kesadaran dalam tingkatan praktis dari pengalaman langsung dan penelitian ilmiah untuk perkembangan penuh dari kehidupan manusia dan lingkungannya. Maharishi – yang mewakili tradisi Vedic pada jaman ini – memperkenalkan Meditasi Transcendental ke seluruh dunia, dengan memperbaiki pengetahuan dan pengalaman dari Tingkat Kesadaran yang lebih tinggi untuk kemanusiaan. Pada saat Guru Meditasi mengajarkan teknik Meditasi Transcendental sekarang, mereka menjaga prosedur yang sama yang digunakan oleh para guru ribuan tahun yang lalu ,untuk menjaga keefektifan dan kemurnian dari pengajaran secara maksimum.
Maharishi memulai perjalanan TM pertama kali ke Timur, kemudian menyebrangi lautan pada tahun 1958 - membawa TM ke Amerika Serikat dan Eropa. 10 tahun kemudian, Maharishi Mahesh Yogi telah menjadi Guru The Beatles (yang melakukan perjalanan ke Rishikesh, India pada tahun 1968 untuk belajar kepada Maharishi) dan banyak selebriti barat lainnya.Maharishi terus bekerja tanpa lelah - keliling dunia, menulis buku, sertifikasi lebih dari 40.000 guru meditasi, mendirikan pusat-pusat TM dan institusi akademik. Beliau meninggal 5 Pebruari 2008 dan telah membuat ajaran tentang TM tersedia di hampir setiap sudut dunia dan telah menyentuh kehidupan jutaan orang.
Dr.Adam menjelaskan bahwa Kata 'transcend' berarti 'go beyond' atau 'melampaui'. Meditasi Transcendental adalah suatu teknik yang mudah, alamiah, tanpa usaha untuk membawa kesadaran melampaui proses berpikir menuju pada sumber pikiran, tingkat yang paling tenang dari alam pikiran-kesadaran transcendental-kesadaran murni, kesadaran yang mengacu pada jati diri, yang merupakan sumber dari semua intelegensi dan kreatifitas. 
Proses ini dapat digambarkan seperti sebuah sungai, yang secara alami dan tanpa usaha mengalir ke lautan dan menyatu sebagai lautan itu sendiri. Meditasi Transcendental Maharishi adalah unik karena kesederhanaan dan keefektifannya dalam meningkatkan semua area kehidupan secara berkelanjutan. Hanya seperti menyirami akar dari sebuah tanaman maka membuat semua aspek dari tanaman berkembang, latihan yang rutin dan teratur dari Meditasi Transcendental akan mengembangkan setiap aspek kehidupan. 
Meditasi Transcendental bukan merupakan filosofi, bukan merupakan agama dan tidak membutuhkan kepercayaan, tingkah laku atau gaya hidup. Tidak ada usaha yg dibutuhkan untuk mempelajari, dan secara mudah dapat dipelajari oleh semua orang. Sudah lebih dari 6 juta orang dari berbagai kebudayaan, agama, dan latar belakang pendidikan yg berbeda-beda yg belajar Meditasi Transcendental. Karena itu Meditasi Transcendental dikatakan bersifat Universal, siapapun anda, apapun agama anda, apapun budaya anda, apapun latar belakang pendidikan anda, anda semua dapat mempelajarinya.
Teknik Meditasi Transcendental cukup dilakukan hanya dengan duduk nyaman dan mata tertutup selama 15-20 menit 2 kali sehari di pagi dan sore hari,sedangkan untuk kalian para siswa hanya butuh waktu 10 - 15 menit saja.  
Usai pertemuan kegiatan diakhiri dengan foto bersama (masyo).
 Dr.Adam dan Dr.Natalie foto bersama peserta TM
 Mas Hengky,Kepsek,Dr.Adam,Dr.Natalie,Mis Anita dan Tim TM
 Guru Dayu,Mr.Hengky,Dr.Adam Delfiner dan Dr.Natalie Delfiner
r
 Suasana meditasi sebelum pelajaran mulai
 Guru Anita dan Guru Hengky Gunawan 
memberi penjelasan saat acara Ceking 


       




Senin, 15 Juni 2015

SAMAWARTANA KE V SMPN 3 RENDANG



Senin,8 Juni 2015 bertempat di Balai BanjarTegenan ,SMP Negeri 3 Rendang menyelenggarakan acara Samawartana atau Lepas Pisah kelas IX tahun pelajaran 2014/2015. Acara yang dimulai pukul 08.30 dihadiri oleh undangan dari Muspika,UPT Disdikpora Kecamatan Rendang,Perbekel Menanga,kepala SMPN 1 dan 2 Rendang,SMPN 1 Atap Besakih,Kepala SMAN 1 Rendang,Kepala UPT KB Kecamatan,Klian Banjar Dinas Tegenan dan Batusesa serta Bendesa Batusesa dan orang tua, siswa yang berprestasi tk kabupaten pada porseni dan siswa berprestasi tahun 2015,juga hadir guru TM SMPN 3 Rendang, master Hengky Gunawan dan master Anita.
Acara diawali dengan tari Puspanjali sebagai ucapan selamat datang,dirangkai dengan doa dan dilanjutkan dengan laporan ketua panitia I Wayan Siram,S.Pd,M.Pd.H yang  juga Wakasek Kurikulum diSMPN 3 Rendang.
Dalam laporannya ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Klian Banjar Adat Tegenan dan semua pihak yang mendukung utamanya para orang tua siswa yang telah membantu dan mendukung hingga terselenggaranya acara tersebut. Kepada guru dan pegawai serta siswa ,juga disampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dan kekompakannya.
Selanjutnya untaian kata indah nan merdu Ni Wayan Murniasih siswa kelas VIIIB sebagai MC memberikan kesempatan kepada Drs.I Wayan Suiji sebagai Kepala sekolah mengawali sambutannya dengan membeberkan sekilas  berdirinya SMPN 3 Rendang,faktor pendukung,kekuatan dan kelemahan dan harapannya kepada masyarakat pendukung.
Pada kesempatan itu juga disampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Drs.I Wayan Daging sebagai pionir pendirian sekolah dan masyarakat Batusesa yang telah mendukungnya.
Tema acara kali ini adalah “ Melalui acara lepas pisah mari kita tegakkan motto Widya Wisesa Nrottama, untuk wujudkan lulusan yang cerdas,terampil, berbudaya dan cinta lingkungan” dengan demikian Kepala Sekolah berharap  agar tamatan SMPN 3 Rendang mampu mengimplementasikan kecerdasannya,terampil,berbudaya,cinta lingkungan dan berahlak mulia, memiliki komitmen untuk menegakan motto Widya Wisesa Narottama yang artinya melalui pengetahuan yang luas akan menjadikan kita insan yang utama.
               Sementara itu Luh Meradi mewakili ketua komite menyampaikan rasa terimakasihnya  atas bimbingan para guru, dalam mendidik para siswa,dan mohon maaf apabila ada diantara mereka yang berbuat salah. Disisi lain ia juga berharap agar para guru dan pegawai senantiasa meningkatkan kompetensinya ,disiplin dan memiliki etos kerja yang tinggi, sehingga mampu menjadi teladan bagi peserta didiknya,sekaligus mampu menterjemahkan program nawacita pemerintah dalam pendidikan khususnya pencanangan wajar 12tahun.
Camat Rendang yang diwakili I Wayan Sujatiasa menyambut baik acara Samawartana yang diselenggarakan di Balai BanjarTegenan, sebagai implementasi untuk mendekatkan sekolah dengan masyarakat,sehingga kedepan keberadaan sekolah semakin diketahui dan terjalin erat dengan masyarakat. Apalagi bagi siswa juara satu sekaligus yang mewakili kecamatan Rendang di Porseni dan siswa berprestasi orang tuanya di undang sekaligus diberikan piagam dan hadiah sebagai ucapan terimakasih dari sekolah.
               Setelah acara ramah tamah,acara hiburan diisi berbagai pentas seni seperti tari tradisional ,dance,pragmen Pan Balang Tamak dan Drama Berangus Narkoba dari Kelompok PIK Remaja yang disutradari oleh Ida Ayu Nyoman Okayani,S.Ag dkk.  Acara diakhiri dengan senandung vocal group yang mengumandangkan lagu perpisahan sehingga drai airmata bercucuran, berdekap erat dalam pelukan hangat sang guru, untuk melepas anak-anaknya, sang gurupun berbisik…Wahai anak-anakku,ketahuilah , kalian semua adalah harta terbaikku, yang selalu dihati,hari ini kalian akan pergi,entah untuk cita-cita atau cerita cinta,yang pasti kalian kunanti untuk menjadi orang yang berbudi,sampai akhir nanti menjadi anak negeri yang berbakti….selamat jalan… lanjutkan sekolahmu demi masa depan yang lebih baik. (manix’s)
 Guru-guru keluarga besar SMPN 3 Rendang
 Doa bersama sebelum acara dimulai

  Sambutan Kepala Sekolah
 
   Sambutan dari Luh Meradi mewakili Ketua Komite

 Foto bersama
 Dance
 Tari Sekaribing oleh Asri dkk
 Drama "Katakan Tidak Pada Narkoba" oleh PIK-Remaja Widya Sesana
 Tari Margapati oleh Dex Cahya
Acara pelepasan siswa